Sistem Ekskresi Pada Manusia (Pembahasan Lengkap)

Sistem Ekskresi Pada Manusia – Ketika kita berolahraga pasti kita mengeluarkan keringat, kemudian kita akan merasa haus dan minum. Saat kita banyak minum, maka kita merasa ingin ke toilet untuk buang air kecil. Berolahraga membuat aktivitas tubuh kita melakukan lebih banyak gerakan contohnya lari. Lari membuat nafas kita menjadi lebih cepat, sehingga kita lebih banyak membutuhkan oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Keringat, Urine, dan oksigen serta karbondioksida tadi merupakan zat-zat yang dihasilkan dari kulit, ginjal, dan paru-paru. Proses pengeluaran zat-zat ini disebut sebagai Sistem Ekskresi. Apa saja Sistem Ekskresi pada manusia? Untuk mengenalnya lebih jauh lagi, mari simak baik-baik ulasan materi selengkapnya dari Gudang Biologi berikut ini.


PENJELASAN SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA

Ekskresi adalah suatu proses pengeluaran zat-zat hasil sisa metabolisme tubuh yang sudah tidak diperlukan lagi. Fungsi sistem ekskresi ini adalah untuk menjaga kesetimbangan (homeostatis) tubuh secara osmoregulasi. Alat-alat yang menyusun sistem ekskresi pada manusia meliputi organ kulit, ginjal, paru-paru, dan hati.

 Kulit (Integumen)

Kulit merupakan salah satu alat Ekskresi, karena kulit dapat mengeluarkan keringat melalui pori-pori kulit. Pada keringat, terkandung air dan garam-garam mineral. Selain itu, kelenjar-kelenjar pada kulit juga mengeluarkan zat-zat sisa metabolisme tubuh yang tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh seperti urea, NaCl, asam urat, dan amonia. Kelenjar minyak ini berfungsi menjaga kelembaban kulit.

Sistem Ekskresi Pada Manusia (Pembahasan Lengkap)

Ginjal

Ginjal merupakan organ ekskresi yang utama pada manusia. Organ ini berperan penting dalam mempertahankan homeostasis cairan tubuh dengan cara mengatur volume cairan, keseimbangan osmotik, asam basa, ekskresi sisa metabolisme, serta pengaturan hormonal dan metabolisme. Ginjal termasuk alat ekskresi karena di dalam ginjal urine dihasilkan. Adapun tahap pembentukan urin meliputi tahap filtrasi (penyaringan), reabsorpsi (penyerapan kembali), dan augmentasi (pengeluaran zat).

Sistem Ekskresi Pada Manusia (Pembahasan Lengkap)

Paru-Paru (Pulmo)

Paru-paru sebagai organ untuk bernafas mengeluarkan zat sisa pernafasan berupa karbon dioksida (CO2) dan uap air. Zat-zat ini berasal dari jaringan tubuh yang dibawa oleh darah dan dikeluarkan oleh paru-paru.

Sistem Ekskresi Pada Manusia (Pembahasan Lengkap)

Hati

Hati merupakan kelenjar terbesar yang ada di dalam tubuh manusia. Hati adalah salah satu alat ekskresi karena hati mengeluarkan urea dan amonia ke luar tubuh. Hati berfungsi memproduksi organ ekskresi yaitu empedu yang merupakan suatu cairan yang memiliki warna kuning kehijauan dengan komposisi garam-garam empedu, pigmen empedu, kolesterol, lesitin, lemak, dan garam organik. Empedu memiliki fungsi yaitu meningkatkan kerja enzim lipase, meningkatkan penyerapan lemak, mengatur zat tidak larut dalam air menjadi zat yang larut dalam air, serta membentuk urea.

Sistem Ekskresi Pada Manusia (Pembahasan Lengkap)



Sekarang kalian sudah mengetahui Sistem Ekskresi Pada Manusia. Alat ekskresi pada manusia terdiri dari kulit, ginjal, paru-paru dan hati. Ekskresi sangat diperlukan oleh tubuh, agar cairan di dalam tubuh tetap seimbang. Semoga menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Sekian ulasan dari Gudang Biologi, sampai jumpa pada ulasan selanjutnya.
Sistem Ekskresi Pada Manusia (Pembahasan Lengkap) | Gilang Jaka Pramana | 5