Ciri – Ciri Dan Spesifikasi Chrysophyta Atau Ganggang Keemasan

Ciri – Ciri dan Spesifikasi Chrysophyta atau Ganggang Keemasan – Chrysophyta atau ganggang keeemasan merupakan sejenis organisme uniseluler yang dapat kita temukan di kebanyakan perairan tawar seperti danau, kolam dan sungai. Warnanya yang keemasan menjadi ciri khusus bagi ganggang ini. Namun, tahukah kalian bagaimana ciri-ciri sebenarnya dari Chrysophyta (ganggang emas)? Untuk mengetahuinya, perhatikan dengan seksama materi dari Gudang Biologi berikut ini.


Ciri – Ciri Dan Spesifikasi Chrysophyta Atau Ganggang Keemasan

Chrysophyta (Ganggang Keemasan) mempunyai plastida berwarna hijau kekuningan/cokelat keemasan yang disebabkan oleh pigmen xantofil dalam jumlah banyak.  Chrysophyta ada yang hidup soliter dan ada yang berkoloni. Sebagian besar Chrysophyta mempunyai flagela, namun ada pula bersifat amoeboid karena tidak berdinding. Bentuk sel atau koloni bermacam-macam dan dapat hidup di air maupun daratan.  Chrysophyta menyimpan kelebihan makanan dalam bentuk minyak sehingga merupakan komponen penting dalam pembentukan minyak bumi. Berikut ini gambar dari Chrysophyta (Ganggang Keemasan).

Ciri – Ciri Dan Spesifikasi Chrysophyta Atau Ganggang Keemasan


Ada dua jenis Chrysophyta (Ganggang Keemasan) yaitu :

Ochromonas

Merupakan jenis Chrysophyta uniseluler yang mempunyai dua flagela, satu panjang dan satu pendek. Ochromonas dapat tumbuh secara autotrof dengan menggunakan energi cahaya matahari atau secara heterotrof dengan menyerap makanan.



Vaucheria

Hidup berkoloni dalam filamen yang berbentuk tabung yang kadang-kadang bercabang. Jenis yang hidup di darat menempel pada permukaan dengan rizoid yaitu cabang-cabang menyerupai akar yang tidak berwarna. Filamen Vaucheria berinti banyak dan tidak dibatasi oleh dinding sekat yang disebut senosit. Di dalam sitoplasma terdapat vakuola besar di tengah sel. Di dalam sitoplasma terdapat banyak inti, plastida yang berbentuk cakram tanpa pirenoid. Cadangan makanan berupa minyak dalam bentuk tetes-tetes minyak.

Reproduksi pada Chrysophyta berlangsung secara aseksual dan seksual. Reproduksi aseksual dilakukan dengan pembentukan zoospora multinukleat berukuran besar yang mempunyai banyak flagella. Reproduksi seksual dilakukan dengan membentuk oogonia (pembentuk gamet betina) dan anteridia (pembentuk gamet jantan) pada filamen yang sama. 

Sekarang kalian sudah mengetahui mengenai Ciri-Ciri dan Spesifikasi Chrysophyta atau Ganggang Keemasan. Warnanya menjadi salah satu ciri khas bagi ganggang ini. Semoga dapat menambah pengetahuan kalian semua mengenai salah satu jenis ganggang. Sekian ulasan dari Gudang Biologi, sampai jumpa pada ulasan selanjutnya.
Ciri – Ciri Dan Spesifikasi Chrysophyta Atau Ganggang Keemasan | Gilang Jaka Pramana | 5