Kelainan dan Gangguan pada Sistem Peredaran Darah Manusia

Kelainan dan Gangguan Pada Sistem Peredaran Darah ManusiaDiantara kalian pasti ada yang pernah mendengar tentang anemia. Anemia merupakan salah satu gangguan pada sistem peredaran darah manusia dimana seseorang yang menderita anemia kekurangan zat besi di dalam tubuhnya. Kelainan dan gangguan pada sistem peredaran darah tidak bisa kita diamkan begitu saja karena akan sangat berbahaya bagi tubuh jika tingkat penyakitnya sudah parah. Untuk mencegahnya tentu kita perlu mengenal kelainan dan penyakit pada sistem peredaran darah selain anemia. Untuk mengetahuinya lebih lanjut, simak ulasan dari Gudang Biologi berikut ini.

KELAINAN DAN GANGGUAN PADA SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA

Sistem peredaran darah termasuk bagian tubuh yang sering mengalami kerusakan, kegagalan fungsi, dan kelainan lainnya. Berikut ini merupakan contoh dari kelainan dan gangguan pada sistem peredaran darah pada manusia :

Leukemia

Leukemia ditandai dengan meningkatnya jumlah leukosit secara tajam. Keadaan ini sangat berbahaya karena sel-sel pada sumsum tulang yang menghasilkan eritrosit digantikan oleh leukosit sehingga menghambat pembentukan eritrosit.

Hemofilia

Hemofilia adalah kelainan yang bersifat genetis. Penderita tidak mampu melakukan proses pembekuan darah pada saat luka atau pembuluh darahnya pecah, atau proses pembekuannya sangat lama sehingga darah terus mengalir. Hal ini terjadi karena tubuh tidak memiliki faktor pembeku darah, seperti AHG (AntiHemophilic Globulin) atau PTC (Plasma Thromboplastin Component).

Anemia

Anemia adalah rendahnya kadar hemoglobin dalam darah. Hal ini akan menggangu lancarnya pengangkutan oksigen.

Varises

Varises adalah pelebaran pembuluh darah balik (vena). Dapat terjadi di bagian bawah   kaki dan di sekitar lutut. Varises disekitar dubur disebut hemoroid. Hal ini terjadi karena katup-katup pada pembuluh balik tidak dapat menutup dengan sempurna dan lemahnya dinding pembuluh darah.

Thalasemia

Thalasemia merupakan penyakit hereditas yang dikendalikan gen dominan, bersifat subletal. Sel darah berbentuk seperti bulan sabit sehingga afinitas terhadap oksigen rendah. Penderita Thalasemia tidak mampu menyintesis rantai polipeptida alfa (α) dan rantai polipeptida beta (β) yang cukup. Rantai polipeptida dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin.

Aterosklerosis

Aterosklerosis, yaitu penyakit yang disebabkan oleh pengerasan pembuluh darah akibat endapan lemak yang menyebabkan pembuluh darah tidak elastis.

Hipertensi dan Hipotensi

Hipertensi (tekanan darah tinggi) dan hipotensi (tekanan darah rendah) merupakan kelainan pada tekanan darah. Hal ini disebabkan oleh kekentalan darah diatas normal atau dibawah normal. Kekentalan darah dipengaruhi oleh kandungan garam dan gula dalam darah. Jika darah terlalu kental, alirannya lambat sehingga jantung harus memompa lebih kuat. Oleh karena itu, terjadi tekanan darah tinggi.

Jantung Koroner

Merupakan penyakit jantung yang disebabkan oleh gangguan aliran darah pada pembuluh darah koroner. Pembuluh darah koroner adalah pembuluh darah arteri dan vena, yang mengalirkan darah dari dan ke jantung. Pemicunya adalah arteriosklerosis, yaitu pengerasan pembuluh nadi (arteri) akibat endapan lemak. Sementara, arterosklerosis adalah pengerasan pembuluh nadi (arteri) akibat endapan zat kapur.


Sekarang kalian sudah mengetahui tentang Kelainan dan Gangguan Pada Sistem Peredaran Darah Manusia. Sebagai makhluk ciptaan-Nya tentu kita harus bersyukur dengan menjaga tubuh kita dari serangan berbagai penyakit. Semoga ulasan dari Gudang Biologi kali ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, sampai jumpa pada ulasan selanjutnya.
Kelainan dan Gangguan pada Sistem Peredaran Darah Manusia | Gilang Jaka Pramana | 5