Sistem Peredaran Darah Pada Manusia

Sistem Peredaran Darah Pada Manusia – Jika tangan kita terluka karena tidak sengaja teriris pisau atau kita jatuh saat sedang berlari pasti tubuh kita mengeluarkan darah. Pernahkah terpikir oleh kalian mengapa darah berwarna merah ? Apa sebenarnya fungsi darah di dalam tubuh kita dan bagaimana darah kita mengalir ke seluruh tubuh? Untuk mengetahui jawabannya simak ulasan Gudang Biologi berikut ini.

Sistem Peredaran Darah Pada Manusia
Source: google images

Sistem Peredaran Darah Pada Manusia


Darah

Darah merupakan jaringan tubuh yang memiliki fungsi yang sangat penting untuk kelangsungan hidup kita salah satu fungsinya yaitu sebagai alat transportasi atau alat pengangkutan yang paling utama dalam tubuh. Volume darah pada orang dewasa kira-kira 8% dari berat badan atau kurang lebih 5 Liter.

Komponen Darah

Darah memiliki komponen-komponen antara lain :

a. Plasma Darah
Sekitar 91% plasma darah terdiri atas air. Selebihnya adalah zat terlarut yang terdiri dari protein plasma, garam mineral, dan zat-zat yang diangkut darah. Plasma darah memiliki beberapa komponen yaitu albumin yang berfungsi memelihara tekanan osmotik darah, fibrinogen berfungsi membekukan darah dan globumin yang berfungsi membentuk zat antibodi.

b. Sel Darah
  • Sel darah merah (Eritrosit), berbentuk pipih, cekung, mengandung hemoglobin, tidak berinti, dan berfungsi mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh sel tubuh.
  • Sel darah putih (Leukosit), berbentuk tidak tetap (ameboid), berinti, dibuat di sumsum merah dan kelenjar limfa dan berfungsi melawan kuman penyakit dengan cara memakannya (Sel Fagosit) dan dengan membentuk antibodi dan antitoksin (Sel limfosit)
  • Keping darah (Trombosit), berbentuk tidak teratur, tidak berinti, dibuat di sumsum merah pada tulang pipih dan berfungsi dalam pembekuan darah saat terjadi luka.

Fungsi darah:

Darah memiliki fungsi di dalam tubuh kita yaitu :

  1. Berperan dalam pembekuan darah
  2. Membunuh kuman penyakit
  3. Mengangkut hormon
  4. Menjaga keseimbangan suhu tubuh
  5. Mengangkut oksigen (O2) dari paru-paru ke seluruh tubuh
  6. Mengangkut sari-sari makanan
  7. Mengangkut sisa-sisa metabolisme

Alat Peredarah Darah

Alat peredaran darah pada manusia terdiri dari jantung dan pembuluh darah.

Jantung
Jantung manusia terdiri dari empat ruang, yaitu serambi kanan, serambi kiri, bilik kanan dan bilik kiri. Serambi kanan menerima darah dari seluruh tubuh, sedangkan serambi kiri menerima darah dari paru-paru. Bilik kanan memompa darah ke paru-paru sedangkan bilik kiri memompa darah ke seluruh tubuh. Berdasarkan fungsi tersebut, dinding serambi lebih tipis dari pada dinding bilik dan dinding bilik kanan lebih tipis dari pada dinding bilik kiri karena kerja bilik kiri yang lebih berat, yaitu memompa darah ke seluruh tubuh.

Sistem Peredaran Darah Pada Manusia
Source: google images


Pembuluh Darah
Pembuluh darah merupakan bagian dari sistem peredaran darah yang berfungsi mengalirkan darah. Pembuluh darah pada manusia terdiri dari pembuluh nadi (arteri), pembuluh balik (vena) dan pembuluh kapiler. Pembuluh kapiler merupakan pembuluh darah yang sangat halus dan langsung berhubungan dengan sel-sel jaringan tubuh.


Sistem Peredarah Darah

Sistem peredaran darah pada manusia disebut sistem peredaran darah ganda karena melalui jantung dua kali. Sistem peredaran darah ganda dibedakan menjadi 2, yaitu:

Sistem Peredaran Darah Pada Manusia

Penggolongan Darah Manusia

Penggolongan darah manusia didasarkan pada kandungan aglunitin dan aglutinogen dalam darah.

Sistem Peredaran Darah Pada Manusia

Tranfusi darah bertujuan untuk memberikan darah kepada orang yang kekurangan darah. Orang yang memberikan darah disebut donor, sedangkan yang menerimanya disebut resipien. Golongan darah AB dapat menerima darah dari semua golongan sehingga disebut resipien universal sedangkan golongan darah O dapat didonorkan ke semua golongan darah sehingga disebut donor universal.

Gangguan pada Sistem Peredaran Darah

Terdapat beberapa gangguan atau penyakit pada sistem peredaran darah. Gangguan ini bisa terjadi pada darah, jantung, pembuluh darah, atau tekanan darah antara lain :
  1. Anemia, gangguan berupa berkurangnya sel darah merah.
  2. Leukimia, penyakit yang disebabkan oleh bertambahnya sel darah putih yang tidak terkendali.
  3. Hemofilia, penyakit darah sukar membeku ketika terjadi luka.
  4. Hipertensi, gangguan berupa tekanan darah tinggi.
  5. Hipotensi, gangguan berupa tekanan darah rendah.
  6. Varises vena, kelainan berupa pelebaran vena di permukaan kulit.
  7. Stroke, kematian jaringan otak karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak.
  8. Gagal jantung, keadaan dimana jumlah darah yang dipompa oleh jantung setiap menitnya tidak mampu memenuhi kebutuhan normal tubuh akan oksigen dan zat makanan.
Nah sekian pembahasan mengenai Sistem Peredaran Darah Pada Manusia oleh Gudang Biologi kali ini. Tentunya kita sebagai makhluk hidup ciptaan-Nya harus menjaga tubuh kita agar terhindar dari berbagai macam gangguan dan penyakit. Sampai ketemu untuk ulasan selanjutnya.
Sistem Peredaran Darah Pada Manusia | Gilang Jaka Pramana | 5