Gangguan dan Penyakit pada Sistem Pencernaan Manusia

Gangguan dan Penyakit pada Sistem Pencernaan Manusia - Pernahkah kalian merasa sakit perut ketika makan pedas, susah Buang Air Besar (BAB) atau perut terasa sakit ketika telat makan? Ya, jika kalian pernah merasakannya, itu merupakan gangguan dan penyakit pada sistem pencernaan, Tetapi tahukah kalian ternyata masih banyak lagi gangguan dan penyakit pada sistem pencernaan ? untuk mengetahui lebih lanjut tentang hal tersebut simak ulasan Gudang Biologi di bawah ini.

Gangguan dan Penyakit pada Sistem Pencernaan Manusia
Source: Google Images

Macam Macam Gangguan dan Penyakit pada Sistem Pencernaan

Sistem pencernaan manusia dapat saja mengalami gangguan karena kelainan pada alat-alat pencernaan atau akibat penyakit tertentu. Berikut beberapa gangguan sistem pencernaan pada manusia:

Sakit Gigi

Sakit gigi terjadi karena peradangan pada pulpa gigi. Pulpa gigi ini terdiri dari pembuluh darah, jaringan, serta saraf-saraf yang sensitive. Peradangan pada pulpa gigi dapat disebabkan karena adanya tumpukan nanah di bagian dasar gigi akibat infeksi bakteri (abses periapikal), gigi retak, penyusutan gusi, kerusakan gigi yang mengakibatkan lubang, rusaknya tambalan, serta gigi yang terjepit di antara gigi lainnya ketika tumbuh. Sakit gigi ini membuat penderitanya mengalami nyeri atau ngilu di sekitar gigi dan rahang, pembengkakan dan sakit kepala.

Sariawan

Sariawan merupakan gangguan pada bagian selaput lendir mulut berupa luka pada mulut yang berbentuk bercak berwarna putih kekuningan dengan permukaan agak cekung. Sariawan ini disebabkan karena kekurangan vitamin C

Gastritis

Merupakan suatu peradangan pada lapisan mukosa lambung. Penyebabnya ialah penderita memakan yang mengandung mikroba dan pengaruh kadar asam klorida (HCL) yang tinggi. Penderita gastritis biasanya mengalami rasa nyeri dan terbakar pada lambung. Rasa nyeri tersebut dapat ditekan dengan meminum segelas susu.

Hepatitis

Hepatitis merupakan suatu bentuk peradangan pada hati. Hepatitis yang berlangsung kurang dari 6 bulan disebut “hepatitis akut”, hepatitis yang berlangsung lebih dari 6 bulan disebut “hepatitis kronis”. Hepatitis ini dapat menular melalui air atau  makanan yng terkontaminasi virus hepatitis.

Maag

Maag merupakan suatu penyakit yang diawali karena adanya peradangan pada dinding lambung bagian dalam. Radang lambung yang sering atau terus-menerus berlangsung membuat lapisan dinding lambung bagian dalam terkikis sehingga terbentuklah luka yang disebut tukak lambung. Penyakit ini menyebabkan sakit, mulas, dan perih pada perut.

Penyebab utama sakit maag ada dua, yakni bakteri helicobacter pylori (H. pylori) dan penggunaan obat anti inflamasi non steroid (OAINS), seperti ibuprofen atau aspirin dalam waktu yang cukup panjang. Bakteri H. pylori merupakan bakteri yang dapat mengiritasi dan menyebabkan munculnya luka pada lambung atau usus bagian atas

Batu Empedu

Batu Empedu merupakan penyakit yang disebabkan karena adanya bentuk padatan di dalam kantong empedu sehingga menghalangi perjalanan empedu menuju usus. Kondisi ini menyebabkan rasa nyeri dan mual.  Batu empedu dapat dihilangkan melalui beberapa cara diantaranya ditembak dengan sinar laser, pemberian obat yang mengandung asam dan garam empedu, dan diangkat bersama kantong empedunya.

Apendiksitis

Apendiksitis merupakan penyakit yang disebabkan karena adanya peradangan pada umbai cacing (Apendiks). Penyakit ini terjadi karena terperangkapnya sebagian isi usus ke dalam umbai cacing. Biasanya makanan yang sudah terperangkap sulit keluar sehingga dapat meradang dan menimbulkan rasa sakit dan nyeri. Apendiksitis ini dapat dicegah dengan menghindari makan-makanan seperti biji cabe dan biji jambu. Karena biji-biji tersebut sulit dicerna oleh usus. Penyakit ini dapat diobati dengan melakukan operasi usus buntu

Diare

Diare merupakan penyakit yang disebabkan karena infeksi pada bagian saluran pencernaan. Infeksi bakteri e.coli  ini menyebabkan terganggunya penyerapan air sehingga feses menjadi cair.  Penyakit ini ditandai dengan encernya tinja yang dikeluarkan atau buang air besar (BAB) dengan frekuensi yang lebih sering dibandingkan dengan biasanya. Penyakit ini dapat dicegah dengan tidak makan-makanan sembarangan.


Setelah membaca ulasan mengenai gangguan dan penyakit sistem pencernaan pada manusia di atas diharapkan agar kalian dapat lebih peduli dalam menjaga tubuh dengan banyak mengkonsumsi air putih, vitamin, makan dengan teratur, makan-makanan yang dijamin kebersihannya, dan juga istirahat yang cukup.
Gangguan dan Penyakit pada Sistem Pencernaan Manusia | Gilang Jaka Pramana | 5